Terdapat tiga jenis nikmat:
- Nikmat yang sudah didapatkan dan diketahui oleh seorang hamba. Apabila Allah SWT berkehendak untuk menyempurnakan nikmat kepada hambaNya, Dia akan memberitahukan kepadanya nikmat yang yang sudah diterimanya. Dan Dia akan memberi suatu pengikat kepada hamba yang bersyukur kepadaNya untuk mengikat nikmatnya agar nikmatnya itu tidak lenyap.
- Nikmat yang ditunggu-tunggu dan diharapkan. Bahkan, Dia juga akan menunjukkan kepada hambaNya cara untuk mendapatkan nikmat yang ditunggu-tunggu, serta akan memberitahukan kepadanya jalan-jalan yang dapat menghalang dan memutus jalan nikmat tersebut, lalu Dia mengarahkannya bagaimana cara untuk menghindari jalan tersebut.
- Nikmat yang ada dalam diri seorang hamba namun dia tidak merasakan kewujudannya. Apabila nikmat yang ditunggu-tunggu oleh hambaNya itu sudah didapatkan dengan sempurna, maka Dia akan memberitahu nikmat yang ada di dalam dirinya, namun dia tidak akan merasakan keberadaan nikmat itu.
Sumber: Ensiklopedia Akhlak Muhammad/Mausu'ah min Akhlaq ar-Rasul
(Mahmud Al-Misri/Yahya Nuriadi, 2018, Al-Hidayah House of Publishers Sdn. Bhd./Dar at-Taqwa, Kaherah, Mesir)
Tiada ulasan:
Catat Ulasan