Tinta dri admin~

Disclaimer:
Segala posts yang ditulis di dalam ini adalah fictional dan tidak ada kaitan dgn yg hidup atau yg sudah mati. (Well, maybe some do) Everything that were being posted by admin are pretty much my own ideas, and what's going on in my head. (Even if it's unoriginal, admin akan credits the respective owner) So, perbuatan copy paste tanpa kebenaran adalah tidak dibenarkan sama sekali

Jumaat, 5 Mac 2021

Ensiklopedia Akhlak Muhammad; Bab 4 (Zuhud) Part 2

Pembuktian Cinta Akhirat Harus Melalui Zuhud di Dunia. 
Ibnu Qayyim mengatakan bahawa kecintaan pada akhirat tidak akan sempurna jika tidak dibuktikan dengan zuhud di dunia. Adapun zuhud di dunia tidak mungkin berjalan tulus ikhlas, kecuali setelah merenungi dua hal penting berikut ini. 
Merenungi dunia, dunia yang begitu cepat hilang dan begitu hina. Harus bersaing dan tamak untuk memperolehinya serta menanggung kesedihan dan kesukaran untuk meraihnya, tetapi semua itu justeru akan berakhir dengan kehancuran dan dan kehilangan. Setelah itu, sisa yang tertinggal hanyalah penyesalan dan kesedihan. 
Merenungi akhirat; begitu sejahtera, begitu pasti kedatangannya pasti, begitu kekal, serta begitu Agung semua bentuk kebaikan dan kebahagiaan yang ada di sana. Selain itu, merenungi perbezaan kehormatan antara di dunia dan akhirat tentu sangat berbeza Allah SWT berfirman, "Padahal kehidupan akhirat itu lebih baik dan lebih kekal." 
(Al-A'la [87]: 17)
Jika sudah merenungi dua hal ini secara sempurna, seseorang pasti akan mendahulukan sesuatu yang menurut akal harus lebih diutamakan. 
Sumber: Ensiklopedia Akhlak Muhammad/Mausu'ah min Akhlaq ar-Rasul
(Mahmud Al-Misri/Yahya Nuriadi, 2018, Al-Hidayah House of Publishers Sdn. Bhd./Dar at-Taqwa, Kaherah, Mesir)

Tiada ulasan:

Catat Ulasan